Breaking News
Loading...

Recent Post

Rabu, 30 Mei 2012
Catatan Kecil dari  LPMP Jawa Tengah

Catatan Kecil dari LPMP Jawa Tengah

Kesempatan untuk belajar kembali diberikan. Hari ini, Rabu- Jumat 30 Mei-1 Juni 2012 bertempat di LPMP Jawa Tengah, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan Review Sistem Informasi Manajemen (SIM) Sekolah. Kegiatan ini menghadirkan 40 orang tenaga profesional bidang IT dari masing-masing jenjang SD/SMP/SMA/SMK di Provinsi Jawa Tengah.


Kegiatan ini bertujuan melakukan review (penyempurnaan) terhadap aplikasi SIM Sekolah. Diharapkan melalui kegiatan ini bisa tersedia aplikasi SIM Sekolah yang dapat digunakan sebagai pusat manajemen kegiatan pendidikan di sekolah-sekolah dalam kesatuan sistem yang terintegrasi dan terstruktur.
Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi pendidikan Indonesia, khusunya di Provinsi Jawa Tengah.
Senin, 28 Mei 2012
Sampai Jumpa di Puncak Kesuksesan

Sampai Jumpa di Puncak Kesuksesan


Pernahkah Anda merasa bukan siapa-siapa di dunia ini. Anda merasa tidak mempunyai kemampuan untuk meraih keberhasilan. Ketika Anda menyaksikan orang lain di puncak kesuksesan, Anda mulai membandingkannya dengan diri Anda sendiri.

Kalimat seperti “pantas saja dia memperolehnya, dia memiliki segala hal yang aku tidak punya” sering kali terucap. “Seandainya saja aku memiliki....” dan Anda mulai menyempurnakan kalimat tersebut dengan menyebutkan daftar panjang kekurangan Anda, dari A hingga Z dan Z kembali lagi ke A.

Kalimat ini kemudian meresap ke hati dan akhirnya Anda hanya mampu menjadi saksi keberhasilan orang lain. Namun tahukah Anda bahwa keberhasilan tidaklah diperuntukkan hanya untuk orang yang Anda anggap sempurna? Keberhasilan adalah milik semua orang, termasuk Anda.

Kita dapat belajar dari orang-orang sukses yang memiliki keterbatasan fisik. Salah satunya adalah Bob Willen, yang kehilangan kedua kakinya akibat ranjau darat pada saat perang Vietnam. Frustasi dan kehilangan semangat hidup tampaknya tidak terlintas pada mantan tentara Amerika ini. Malahan, dia berani bersaing dalam lomba marathon yang melibatkan ribuan orang yang sempurna secara fisik.

Ketika pluit dibunyikan, orang-orang segera berhamburan menuju garis finish. Namun tidak demikian dengan Willen, dia mulai berlari dengan kedua tangannya kemudian melemparkan tubuhnya ke depan. Karena keterbatasan fisiknya, dia hanya dapat berlari 10 km per hari. Di malam hari dia berhenti dan kemudian tidur di sleeping bag-nya yang hangat.
credit:gardenrant.com

Di saat banyak orang lain mulai menyerah dan keluar dari lomba tersebut, Willen tetap konsisten dengan tujuannya. Hari kelima ketika tinggal 100 meter lagi menuju garis finish, dia jatuh terguling dan kekuatannya mulai habis. Namun, perlahan-lahan dia bangkit, membuka kembali matanya, dan membuka kedua sarung tangannya. Darah mengucur dari kedua tangannya.

Dokter tidak mengizinkannya melanjutkan pertandingan karena kondisi jantung dan napasnya. Willen menutup matanya mendengarkan vonis dokter, tetapi dengan segala kekuatannya dia bangkit dan mulai berlari. Akhirnya dia berhasil!

Willen bukanlah satu-satunya orang yang tidak sempurna yang mampu mengukir prestasi berskala dunia. W. Louis Braille, seorang tuna netra, yang kehilangan satu matanya akibat tertusuk perkakas tajam milik ayahnya, seorang pengrajin kulit. Infeksi lukanya kemudian menyebar ke mata lainnya sehingga kegelapan total menyelimutinya dari sejak kanak-kanak hingga akhir hayatnya.

Namun, saat ini siapa yang tidak mengenal karya besarnya, yaitu huruf Braille. Sebuah kontribusi yang sangat besar bagi pendidikan dan pencerdasan orang-orang tuna netra. Dunia pun mencatatnya sebagai orang besar. Selain itu, masih banyak orang yang tidak sempurna lainnya yang mengukir prestasi besar di bidang lain.

Dunia mencatat keberhasilan adalah milik semua orang yang mau menggapainya. Oleh karena itu, jika hari ini Anda merasa tidak berarti dengan segala keterbatasan yang Anda miliki, cobalah untuk bangkit dan katakan pada diri Anda bahwa Anda mampu melakukannya.

Jika orang di samping Anda hanya membutuhkan 10 langkah untuk mencapai garis finish, bukan berarti di langkah ke-11 Anda pantas menghentikan langkah Anda. Jangan jadikan orang lain menjadi tolak ukur. Berjalanlah satu langkah, satu langkah, dan satu langkah lagi. Sampai jumpa di puncak kesuksesan!

Selasa, 15 Mei 2012
Semangat Baru dari Jeblogan

Semangat Baru dari Jeblogan

Jeblogan itu apa?
Jeblogan itu mana?
Mungkin ini pertanyaan yang muncul begitu membaca judul posting ini. Sahabat-sahabat yang dari Wonogiri tentu sudah mengenalnya. Iya, Jeblogan adalah suatu tempat di pegunungan Kecamatan Karangtengah Kabupaten Wonogiri. Daerah ini berada di pegunungan, sehingga di tengah perjalanan menuju Jeblogan kita akan bisa melihat jalan-jalan yang kita lalui sebelumnya berada jauh di bawah kita letaknya.

Adalah SMP Negeri 4 Karangtengah Satu Atap yang memberiku kesempatan untuk belajar bersyukur dan belajar berbagi hari ini. Kesempatan itu berupa undangan untuk memfasilitasi pelatihan ICT untuk guru dan karyawan di sana. Satu bulan lalu ketika diminta memfasilitasi pelatihan sudah terbayang medan yang harus dilalui. Sebagaimana namanya "Jeblogan", daerah ini selain di pegunungan juga identik dengan jalannya yang jeblog (baca : becek). Kata orang, jika hujan turun maka jalan rabat beton akan licin dan jalan yang berupa tanah akan becek dan bisa membuat ban menjadi selip.

Tetapi, semua bayang-bayang itu akhirya tergadaikan dengan melihat antusias guru-guru dan karyawan di sana mengikuti pelatihan. Bahkan, pelatihan akan digelar dua hari berturut-turut. Melihat medan yang begitu berat (laksana offroad), semangat baru ini muncul.....Mereka begitu luar biasa...setiap hari melintasi medan berat dan berbahaya untuk kemajuan pendidikan. Yang lebih menambah semangat lagi adalah dari sekian banyak guru baru 3 orang saja yang PNS. Artinya, sebagian besar guru adalah guru tidak tetap dengan taraf kesejahteraan yang belum layak.

Melihat semua ini.....mari bersyukur dengan apa yang ada pada kita. Semoga Pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan sahabat-sahabat di Jeblogan dan daerah lain yang serupa. Anda berani ditempatkan di sekolah ini ?
Sabtu, 12 Mei 2012
Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Nasional Tahun 2012

Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Nasional Tahun 2012

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Pengembangan Profesi Pendidik (Pusbangprodik) Bidang PSDMP dan PMP menggelar Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Nasional Tahun 2012. Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Nasional, merupakan salah satu upaya pengembangan keprofesian guru berkelanjutan, sekaligus sebagai wujud kepedulian pemerintah agar guru selalu berusaha berinovasi dan termotivasi untuk meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran. Peningkatan mutu ini dilakukan melalui proses perencanaan, pelaksanaan, penilaian proses dan hasil pembelajaran dan proses bimbingan dan konseling, yang pengembangannya dilakukan melalui penelitian, kajian, penciptaan, atau pendekatan ilmiah lainnya.

Melalui lomba tersebut diharapkan guru dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, serta berhasil mengembangkan berbagai model pembelajaran yang bermutu. Dengan demikian menjadi juara atau pemenang lomba bukan tujuan utama, karena tujuan yang terpenting adalah meningkatnya mutu pembelajaran, yang berdampak pada peningkatan mutu lulusan, yaitu bertambahnya ilmu pengetahuan, wawasan dan pengalaman, serta perubahan sikap dan perilaku peserta didik.
Tema lomba tahun 2012 ini adalah “Melalui Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Nasional Kita Wujudkan Guru yang Profesional dan Bermartabat untuk Pendidikan Bermutu”. Dengan tema tersebut guru diharapkan dapat secara terus menerus meningkatkan keprofesionalannya dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Untuk lebih jelasnya, silahkan download panduan Lomba Kreatifitas Guru Tingkat Nasional Tahun 2012 [klik di sini]. Ayo...tunjukkan kreasimu !
Copyright © 2013 INFO GTK 2 All Right Reserved